Langsung ke konten utama

Warga Jepara Kreatif Temukan Alat Tambal Ban Elektrik




Sifat kreatif bisa tumbuh dimana saja dan kapan saja dan oleh siapa saja, seperti halnya Maksum ( 41 ) warga desa Tedunan kecamatan Kedung Kabupaten Jepara ini . Meskipun hanya berpendidikan setara SMP saja namun dia mampu menciptakan alat tambal ban elektrik yang pemanasannya menggunakan tenaga listrik. Saat ini alat tambal ban kebanyakan masih konvensiaonal dan menggunakan bahan bakar minyak tanah sebagai pemanasannya.
Kini minyak tanah langka dan harganyapun mahal ,asap yang di timbulkan juga menganggu kesehatan. Namun jika menggunakan alat tambal ban elektrik ini cukup praktis penggunaannya , tinggal colok saja 7 – 10 menit ditunggu ban yang bocorpun kembali dapat digunakan lagi.

” Ide pembuatan alat tambal ban ini sudah lima tahun yang lalu dan baru dibuat dua tahunan, ini dipicu oleh mahalnya bahan bakar minyak tanah dan kadang-kadang sulit mendapatkannya. Selain itu saya juga mempraktekkan ketrampilan elektro saya”, ujar Maksum yang ditemui di rumah.



Maksum yang sehari-harinya bekerja sebagai montir mengatakan, alat tambal ban elektrik ini hanya diperuntukkan untuk menambal ban sepeda atau sepeda motor sehingga bentuknya kecil dan mudah penggunaannya. Ban sepeda atau sepeda motor yang bocor diberi tanda, diatas tanda ditutup dengan kompon selanjutnya ban dan kompon dipasang pada alat tambal ban electric tunggu 7-10 menit (lampu kontrol padam) banpun akan kembali dapat digunakan. Karena menggunakan tenaga listrik, dari segi biayapun cukup murah, selain itu juga tidak dipusingkan oleh asap dan api apalagi jika musim hujan alat ini sungguh sangat praktis.

Alat tambal ban electrik ini menurut Maksum, selain dapat untuk membuka usaha tambal ban juga dapat dipergunakan secara pribadi utamanya rumah tangga yang tempatnya jauh dari bengkel, daerah terpencil atau dipemukiman padat penduduk. Saat ini sepeda atau sepeda motor merupakan alat transportasi yang cukup vital, kebocoran ban bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu jika di rumah sudah tersedia alat tambal ban ini kita tinggal membeli kompon dan pompa di toko terdekat, jika ban sepeda atau sepeda motor kita bocor sewaktu-waktu bisa ditanganinya sendiri tidak usah ke bengkel. Selain menghemat waktu, juga menghemat biaya bahkan jika ada kesempatan kita bisa buka usaha tambal ban sendiri dan dapat menambah penghasilan.

” Ya itulah manfaatnya alat tambal ban ini , ya karena keterbatan modal kami membuat alat ini belum begitu banyak, kami membuat hanya mengandalkan pesanan saja, yang kami buat baru sekitar 30 alat tambal ban. Harganyapun cukup murah hanya Rp 125.000 saja, jika ada yang pesan bisa kami buatkan, tentunya tambah ongkos kirim dimana pemesan itu tinggal bisa di seluruh Indonesia kami layani ”, ujar Maksum berpromosi.

Maksum menjamin alat tambal ban electrik yang ia ciptakan ini cukup efektif, praktis dan ekonomis untuk menambal ban, oleh karena itu para penambal ban utamanya sepeda atau sepeda motor yang masih menggunakan api untuk pembakarannya dapat beralih ke alat tambal ban electrik ini. Dan untuk waktu yang akan datang dia akan mencoba membuat alat tambal ban mobil sehingga mempermudah para tukang tambal ban mobil dalam bekerja. Tidak itu saja dia juga berkeinginan pula untuk membuat tempat pelatihan/kursus ketrampilan bengkel mobil, sepeda motor dan las untuk para remaja yang putus sekolah atau remaja yang belum mempunyai ketrampilan sama sekali. Dia melihat saat ini banyak remaja yang putus sekolah atau menganggur yang hanya membuat masalah di keluarganya. Padahal jika mereka itu dididik ketrampilan perbengkelan akan membuka lapangan pekerjaan baru, toh pada saat ini sepeda motor sudah menjamur dimana-mana.

” Doakan saja Mas, mudah mudahan keinginan saya membuka tempat pelatihan terkabul, sehingga ketrampilan saya bisa tersalurkan untuk orang lain”. ujar Maksum yang setiap harinya bergelut dengan mesin mobil menutup sua.


sumber :http://for-mass.blogspot.com/2010/02/warga-jepara-kreatif-temukan-alat.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Harus Demo?

Sejak kecil, ketika saya melihat orang demo, yang terlintas di kepala saya adalah bagaimana tuntutan dari pendemo bisa sampai ke pihak yang dituju. Bagaimana tuntutan yang disuarakan di jalanan, yang tidak jelas ke mana arahnya, bisa mengubah keputusan ‘penguasa’ atau pihak yang dituju itu. Kenapa para pendemo itu tidak bertemu langsung dengan pihak yang dituntut saja? Kenapa harus turun ke jalan? Bukannya malah aspirasinya tidak terarah dan buang-buang energi? Seberapa berpengaruh sih aksi mereka terhadap keputusan pihak yang dituntut? Memangnya kenapa pihak tersebut harus mendengarkan aspirasi pendemo? Berkegiatan di kampus dan mengobrol dengan beberapa kawan agaknya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan saya tersebut. Yang jelas, benar pemikiran kecil saya bahwa demo memang membutuhkan banyak energi. Untuk turun ke jalan perlu banyak tenaga, perlu mempersiapkan logistik, perlu memikirkan teknis di lapangan, perlu biaya transportasi, dan sebagainya. Terus kenapa o...

Makanlah Buah-buahan Ini Bersama Kulitnya

Tidak semua buah harus dikupas sebelum dimakan, karena kadang-kadang kandungan nutrisi paling tinggi justru terdapat di kulit sehingga sayang kalau dibuang. Beberapa buah justru lebih baik dimakan bersama dengan kulitnya. Berikut adalah beberapa jenis buah yang sebaiknya dimakan bersama kulitnya: 1. Apel Sebuah penelitian di Cornell University menunjukkan bahwa kandungan fitokimia dalam kulit apel 87 persen lebih banyak dibandingkan dalam daging buahnya. Beragam senyawa fitokimia dalam kulit apel merupakan antioksidan yang berkhasiat mencegah kanker.

Tips Menutup Program "Not Responding"

Agan-agan pasti pernah ngalamin ada program yang error atau "not responding", terus harus klik End Now dan nunggu lama. Jengkel banget kan? Nah, kali ini saya mau share bagaimana menutup program yang error atau "not responding" dengan mudah dan cepat. Berikut langkah-langkahnya: 1. Klik kanan pada desktop, pilih New, Shortcut.